LOMBOK TENGAH, ARUSMEDIA.ID – Aktivitas di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid (BIZAM) Lombok mulai mendapat perhatian lebih menjelang MotoGP Mandalika 2026.
Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) memperketat patroli keamanan di kawasan bandara sebagai bagian dari upaya mengantisipasi potensi gangguan keamanan sebelum ribuan pengunjung berdatangan ke Lombok.
Patroli tersebut dilaksanakan Subsatgas Obvit Ops Cipta Mandalika Rinjani 2026 di kawasan BIZAM, Rabu (30/9/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian cipta kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang pelaksanaan ajang balap motor internasional MotoGP Mandalika 2026.
BIZAM menjadi salah satu titik strategis yang mendapat perhatian kepolisian. Sebagai salah satu pintu masuk utama menuju Pulau Lombok, aktivitas di bandara diperkirakan meningkat seiring kedatangan masyarakat, wisatawan, serta pihak-pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan MotoGP Mandalika.
Dalam patroli tersebut, personel melakukan pemantauan di sejumlah titik kawasan bandara. Selain memastikan aktivitas masyarakat berjalan aman dan lancar, petugas juga berinteraksi langsung dengan masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi.
Pendekatan dilakukan tidak hanya melalui patroli dan pengawasan. Personel Subsatgas Obvit juga menyapa serta berdialog dengan sejumlah pelaku usaha dan masyarakat, mulai dari pedagang, juru parkir, petugas keamanan bandara hingga pengguna jasa bandara.
Melalui komunikasi tersebut, masyarakat diberikan imbauan agar meningkatkan kewaspadaan dan ikut menjaga keamanan lingkungan masing-masing.
Kepolisian juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menciptakan situasi yang aman selama rangkaian kegiatan MotoGP Mandalika berlangsung.
Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Mohammad Kholid, S.I.K., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari persiapan menuju Operasi Mandalika Rinjani 2026 yang secara khusus akan diarahkan pada pengamanan MotoGP Mandalika.
“Jadi sebelum Ops Mandalika Rinjani 2026 yang mulai dilaksanakan pada 5 Oktober hingga 16 Oktober 2026, Polisi melakukan upaya cipta kondisi kamtibmas melalui Ops Cipta Mandalika Rinjani 2026. Ini menjadi bagian untuk menciptakan harkamtibmas yang kondusif menjelang MotoGP,” ujarnya.
Menurut Kombes Pol Kholid, kegiatan cipta kondisi diperlukan untuk memastikan kesiapan pengamanan sebelum memasuki tahapan operasi utama.
Patroli di sejumlah lokasi strategis juga menjadi langkah preventif untuk memantau perkembangan situasi sekaligus mendeteksi lebih awal potensi gangguan keamanan.
Kawasan bandara menjadi salah satu lokasi yang dinilai penting karena memiliki intensitas aktivitas yang tinggi, terlebih menjelang event internasional yang berpotensi meningkatkan mobilitas masyarakat dan arus kedatangan pengunjung.
Karena itu, pemantauan tidak hanya berfokus pada aspek keamanan fisik, tetapi juga membangun komunikasi dengan masyarakat yang berada di sekitar kawasan BIZAM.
Langkah tersebut sekaligus menjadi upaya kepolisian memastikan masyarakat mendapatkan informasi dan imbauan keamanan secara langsung.
Dengan komunikasi yang terbangun, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi pihak yang diawasi, tetapi turut menjadi bagian dari upaya menjaga situasi keamanan.
Polda NTB juga memastikan kegiatan cipta kondisi akan terus dilakukan di sejumlah lokasi strategis lainnya menjelang dimulainya Ops Mandalika Rinjani 2026.
Operasi Mandalika Rinjani 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 5 hingga 16 Oktober 2026. Pengamanan tersebut dipersiapkan untuk mengantisipasi meningkatnya aktivitas masyarakat selama rangkaian MotoGP Mandalika 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah.
Dengan pengamanan yang disiapkan sejak sebelum operasi utama dimulai, kepolisian berupaya memastikan berbagai aktivitas masyarakat maupun mobilitas pengunjung dapat berlangsung dengan aman dan tertib.
Namun, pengamanan MotoGP tidak hanya bergantung pada personel kepolisian. Dukungan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan selama event internasional tersebut berlangsung.
Polda NTB mengajak masyarakat untuk tetap waspada, menjaga lingkungan masing-masing, serta segera melaporkan apabila menemukan aktivitas atau kondisi yang berpotensi mengganggu keamanan.
Melalui sinergi antara aparat, pengelola kawasan, pelaku usaha, dan masyarakat, suasana aman dan nyaman diharapkan dapat terjaga sejak pintu masuk Lombok hingga kawasan penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026.
Patroli di BIZAM pada Rabu tersebut menjadi salah satu langkah awal Polda NTB dalam memastikan kesiapan pengamanan.
Seiring semakin dekatnya pelaksanaan MotoGP Mandalika, intensitas aktivitas dan mobilitas di Lombok pun diperkirakan meningkat.
Karena itu, langkah preventif dilakukan lebih awal agar potensi gangguan dapat diantisipasi sebelum berkembang dan seluruh rangkaian MotoGP Mandalika 2026 dapat berlangsung aman, tertib, serta lancar.(AM04)






