MATARAM, ARUSMEDIA.ID – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) terus membuka ruang kolaborasi dengan masyarakat Sasak yang tersebar di berbagai daerah hingga mancanegara.

Langkah tersebut ditunjukkan melalui pertemuan Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal dengan Ketua Umum Aliansi Sasak Lombok Indonesia (Ketum ASLI), HL Mas’ud Kholah, di Pendopo Gubernur NTB, Sabtu (4/7/2026).

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan itu menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara Pemprov NTB dengan diaspora Sasak sebagai salah satu kekuatan strategis dalam mendorong pembangunan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Ketuam ASLI, HL Mas’ud Kholah memaparkan rencana penyelenggaraan agenda besar organisasi yang akan dipusatkan di Pulau Lombok.

Kegiatan itu dirancang sebagai ajang silaturahmi masyarakat Sasak dari berbagai wilayah sekaligus menjadi ruang menyampaikan gagasan dan aspirasi bagi kemajuan NTB.

“Kehadiran kami merupakan wujud kepedulian untuk terus menjaga ikatan antara masyarakat Sasak di perantauan dengan tanah kelahirannya. Kami berharap kegiatan yang akan digelar di Lombok nanti menjadi jembatan yang memperkuat solidaritas, kolaborasi, sekaligus dukungan nyata bagi kemajuan NTB,” ujar HL Mas’ud Kholah.

Ia menilai diaspora Sasak memiliki modal besar untuk berkontribusi terhadap pembangunan daerah. Pengalaman, jejaring profesional, hingga kolaborasi yang telah dibangun di berbagai daerah di Indonesia maupun luar negeri menjadi potensi yang dapat dimanfaatkan demi mendorong kemajuan NTB.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal menyampaikan apresiasi atas komitmen ASLI dalam menjaga hubungan erat antara masyarakat Sasak di perantauan dengan daerah asalnya.

Menurutnya, diaspora Sasak merupakan aset berharga yang selama ini ikut membawa nama baik NTB di tingkat nasional maupun internasional.

Karena itu, Pemprov NTB siap mendukung berbagai program yang mampu memperkuat keterlibatan masyarakat Sasak di perantauan dalam pembangunan daerah.

“Setiap warga NTB, di mana pun berada, tetap menjadi bagian dari keluarga besar daerah ini. Kami berharap sinergi antara Pemprov NTB dan ASLI terus berkembang sehingga mampu membuka lebih banyak peluang kerja sama, baik di bidang ekonomi, pariwisata, kebudayaan, maupun pengembangan sumber daya manusia,” tegas Gubernur Iqbal.

Kolaborasi antara Pemprov NTB dan ASLI diharapkan tidak hanya mempererat tali persaudaraan masyarakat Sasak di seluruh dunia, tetapi juga melahirkan berbagai program konkret yang mampu memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah.

Dengan semangat kebersamaan tersebut, kedua belah pihak sepakat memperkuat komunikasi dan kerja sama secara berkelanjutan agar potensi besar diaspora Sasak dapat menjadi bagian penting dalam mendorong kemajuan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat NTB, baik yang berada di kampung halaman maupun di tanah rantau.(AM02)